Home / Berita Umum / Zumi Zola Di Vonis 6 Tahun Penjara

Zumi Zola Di Vonis 6 Tahun Penjara

Zumi Zola Di Vonis 6 Tahun Penjara – Perjalanan panjang masalah Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola selesai telah. Dia divonis 6 tahun penjara sebab dapat dibuktikan terima gratifikasi serta menyogok pimpinan DPRD Propinsi Jambi periode 2014-2019.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ikut mewajibkan Zumi Zola membayar denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Mengatakan terdakwa dapat dibuktikan dengan resmi serta memberikan keyakinan bersalah lakukan tindak pidana korupsi dengan bersama,” tutur Ketua Majelis Hakim Yanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Pada Agustus lantas, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Zumi Zola sudah terima gratifikasi dengan keseluruhan Rp50 miliar, USD 177,300, serta SGD 100 ribu. Penerimaan gratifikasi semenjak ini semenjak Zumi Zola menjabat menjadi Gubernur Jambi pada 2016.

Atas penerimaan gratifikasi, JPU mendakwa Zumi Zola sudah melanggar Masalah 12B atau Masalah 11 UU Nomer 31 tahun 1999 seperti sudah dirubah dengan UU Nomer 20 tahun 2001 Jo Masalah 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Masalah 65 ayat 1 KUHP.

Diluar itu, JPU ikut mendakwa Zumi Zola sudah memberikan suap dengan keseluruhan Rp16.490.000.000 pada pimpinan DPRD Propinsi Jambi periode 2014-2019.

Perjalanan sidang Zumi Zola tidak mulus demikian saja. Seringkali bekas artis ini tampilkan drama waktu persidangan.

Diantaranya, waktu Zumi Zola menangis minta Jaksa kembalikan uang kepunyaannya yang berada di dalam peti uang.

Tersebut 4 drama Zumi Zola waktu melawan persidangan:

1. Menangis Meminta Uang Dikembalikan
Zumi Zola membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta pada Kamis, 22 November 2018 kemarin. Gubernur nonaktif Jambi itu minta pada majelis hakim supaya hartanya yang tersimpan dalam peti uang yang diambil alih KPK dikembalikan.

“Pada Majelis Hakim Yang Mulia, saya meminta dengan sangat begitu supaya uang simpanan saya itu dapat dikeluarkan dari penyitaan untuk keperluan saya serta keluarga saya saat melakukan penghukuman,” kata Zumi Zola di ruangan sidang penting di Pengadilan Tipikor.

Zumi Zola beralasan, istrinya adalah ibu rumah-tangga serta masih tetap memiliki anak-anak yang berumur balita.

“Serta dengan keadaan saya yang perlu mendapatkan perawatan teratur sebab penyakit diabetes yang saya derita sampai kini,” lanjut ia sekalian menangis.

Zumi Zola menjelaskan, ia tidak banyak menaruh harta saat menjabat menjadi kepala daerah baik menjadi Bupati Tanjung Jabung Timur ataupun Gubernur Jambi. Pendapatan ia menjadi artis berbentuk apartemen di jual pada 2014 untuk memenuhi kebutuhannya menjadi bupati saat itu.

Ia menjabat menjadi bupati saat empat tahun semenjak 2011. Pada 2015 mengundurkan diri sebab maju menjadi calon gubernur. Baru dua tahun menjabat, Zumi Zola diamankan KPK.

Ia ikut mengakui hidupnya lebih berkecukupan waktu jadi artis. Oleh karena itu ia mempunyai simpanan uang serta barang-barang.

“Itupun s/d sekarang ini saya cuma memiliki kendaraan berbentuk mobil yang tidak termasuk elegan sebab telah tua, Fortuner tahun 2011,” katanya.

“Pendapatan saya sampai kini menjadi artis sudah saya jual serta digunakan untuk menolong keluarga saya. Serta beberapa kembali jadi simpanan saya yang saya simpan di peti uang yang lalu diambil alih oleh penyidik KPK,” sambung Zumi Zola.

2. Perekonomian Keluarga Terjatuh

About admin