Home / Berita Umum / Yusril Ihza Mahendra Partai Yang Terbukti Korupsi Project E-KTP Di Bubarkan

Yusril Ihza Mahendra Partai Yang Terbukti Korupsi Project E-KTP Di Bubarkan

Yusril Ihza Mahendra Partai Yang Terbukti Korupsi Project E-KTP Di Bubarkan – Partai Demokrat (PD) sepakat dengan dorongan Yusril Ihza Mahendra supaya partai politik yang bisa di buktikan korupsi project e-KTP dibubarkan saja. Namun kesepakatan Demokrat berisi keputusan.

” Pada intinya bila parpolnya yang korupsi serta bisa di buktikan memanglah ada uang yang mengalir ke parpol, ya saya fikir itu saya sepakat, ” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan pada detikcom, Jumat (23/3/2018) .

Memanglah apabila parpol dengan bisa di buktikan dengan institusi jalankan kejahatan itu, Syarif sepakat saja parpol itu dibubarkan. Namun sebenarnya, ga ada masalah yang sekian hingga kini. Yang bisa di buktikan jalankan korupsi rata-rata kader dengan perorangan saja, bukanlah dengan institusional.

” Uangnya untuk dia sendiri, cuma kebetulan dia yaitu kader parpol. Jadi mesti dibedakan pada individu serta institusi, ” kata Syarif.

Apabila sekian duduk perkaranya, jadi korupsi yang ditunaikan satu kader dalam parpol tidak dapat jadi argumen utk membubarkan satu parpol yang menaunginya. Syarif mencontohkan dengan analogi.

” Umpamanya, orang MK yang mita tangkap itu individunya korupsi. Apakah MK dibubarkan? Ketua DPD koruptor, apakah DPD-nya dibubarkan? Ketua DPR koruptor, apakah dibubarkan juga itu DPR? ” papar Syarif.

” Jadi korupsinya itu mesti ditelaah, apakah masuk ke partai atau tidak. Harus dibuktikan, ” tandasnya.

Terlebih dulu, Yusril mengungkap pemikirannya lewat tulisan berjudul ” KPK Harus Menyidik Parpol yang Disangka Terima Suap e-KTP supaya MK mampu Membubarkannya ” pada Kamis (22/3) tempo hari.

Paka hukum sekalian Ketua Umum PBB ini menantikan langkah KPK menyelesaikan perlakuan masalah korupsi e-KTP. Parpol yang korupsi bermakna sudah jalankan perbuatan yang bertentangan dengan konstitusi.

” Dalam hal semacam ini parpol yang turut serta, bisa di buktikan bersalah, tersebut waktunya Presiden, tak tahu Joko Widodo atau bukanlah selanjutnya, utk memajukan perkara pembubaran parpol itu ke MK. Langkah pembubaran itu benar-benar perlu bukanlah saja utk evaluasi politik serta demokrasi, namun juga utk membuat kehidupan berbangsa serta bernegara yang tambah baik di masa datang, ” papar Yusril dalam tulisannya itu.

Mengenai aliran uang e-KTP ke parpol memanglah pernah mengemuka dalam persidangan masalah itu. Jaksa KPK sempat mencecar diantara satu vendor project e-KTP, Charles Sutanto Ekapradja (bekas Country Manager HP Enterprise Service) masalah kode merah, kuning, serta biru pada Charles. Kode-kode itu di sampaikan Charles dalam BAP.

” Ada partai kuning, merah, serta biru, ini tujuannya apa? ” bertanya jaksa.

” Saya dengar demikian itu dari market, ” jawab Charles.

Jaksa kembali membaca BAP Charles. ” Partai kuning Golkar, merah PDIP, serta biru Demokrat. Ini Saudara sebut gitu (di BAP) , ” bertanya jaksa kembali.

” Iya, mungkin saja, Bu, ” jawab Charles.

About admin