Home / Berita Umum / Satu Unit Minimarket di Ruko yang Ada di Desa Aceh Timur Terbakar

Satu Unit Minimarket di Ruko yang Ada di Desa Aceh Timur Terbakar

Satu Unit Minimarket di Ruko yang Ada di Desa Aceh Timur Terbakar – Satu unit minimarket di ruko yang berada di Desa Lhok Dalam,Peureulak, Aceh Timur, Aceh terbakar. Mengakibatkan, satu keluarga pemilik ruko itu wafat sebab terjerat di dalam kobaran barah.

Insiden kebakaran itu berlangsung pada Minggu (7/10/2018) dini hari barusan. Sekeluarga sebagai korban yakni Zulfikar (31) bersama istrinya, Meli Mastura, (23) serta putranya, Mulkam El Azhar (1,5). Dua korban diketemukan wafat di lantai satu toko sesaat Zulfikar diketemukan tergeletak di lantai dua.

Kapolsek Peureulak Polres Aceh Timur AKP Simson Purba, menyampaikan, kebakaran itu berlangsung disangka karena arus pendek listrik. Polisi yang terima laporan terdapatnya insiden itu melaju ke tempat serta menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tiga unit armada pemadam kebakaran setelah itu dikerahkan ke tempat.

Saat proses pemadaman barah berjalan, polisi mendapatkan laporan dari penduduk mengenai ke-3 korban yang masih tetap ada di. Selanjutya, polisi bersama dengan masyarakat lakukan penelusuran.

“Ke-3 jenazah korban diketemukan oleh masyarakat yang masuk sesudah menggedor pintu minimarket itu. Ke-3 jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak,” kata Simson.

Lalu, petugas bersama dengan penduduk berupaya masuk lewat pintu depan. Tetapi tidak dapat, serta merekapun berupaya masuk lewat pintu belakang lewat cara didobrak. Waktu pintu terbuka, diketemukan Zulfikar, istri serta anaknya tergeletak di lantai dalam keadaan wafat. Ketiganya langsung di bawa serta ke Rumah Sakit Pereulak.

“Pendapat sesaat munculnya asap karena arus pndek listrik (korsleting). Karena peristiwa itu ketiganya wafat sebab kehabisan oksigen terjerat di kamar yg dipenuhi asap tebal serta kobaran barah yang mulai mnjalar,” ucap Simson.

“Sekarang ini tempat kebakaran telah dikasihkan garis polisi. Kita ikut tengah mengecek beberapa saksi- saksi. Atas peristiwa ini, tiga orang wafat serta kerugian diprediksikan sampai Rp 700 juta,” lebih Simson.

About admin