Home / Uncategorized / Satu Orang Tewas Akibat Perkelahian Ala Gladiator

Satu Orang Tewas Akibat Perkelahian Ala Gladiator

Satu Orang Tewas Akibat Perkelahian Ala Gladiator (15) siswa kelas 1 SMA Budi Mulia, Kota Bogor, miliki andil semasing. Polisi sampai waktu ini masihlah memburu FR pemeran yg masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) .

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Ahmad Choerudin mengutarakan, empat tersangka HK, BV, MS serta TB di tangkap dari bermacam tempat tidak sama. Hasil pengecekan, ke empat pemeran ini miliki andil semasing dalam perbuatan gladiator maut itu.

HK, lanjut Choerudin, di tangkap di Cijeruk, Kabupaten Bogor, berfungsi menyuruh laksanakan kekerasan kepada korban. ” Lantas BV berfungsi menjadi pemeran atau lawan duel dari Hilarius. Tersangka di tangkap di Sleman DIY pada Rabu, 20 September 2017 selanjutnya pada waktu 15. 00 WIB, ” kata Choerudin peda wartawan beberapa saat lalu.

Choerdin memaparkan, tersangka MS yg di tangkap di Bandung berfungsi menjadi wasit dalam pertandingan gladiator. Walaupun tdk turut serta perkelahian dengan cara segera, penyidik memastikan MS menjadi tersangka lantaran membiarkan perbuatan kekerasan itu berjalan.

Dan tersangka satu kembali yg juga udah ditangkap ialah TB berfungsi menyuruh serta letakkan korban berkelahi dalam perbuatan duel gladiator itu. ” TB di tangkap di Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor, ” ucapnya.

Sekadar didapati, rangkaian persoalan itu dari info yg disatukan perkelahian ala gladiator itu berjalan Jumat, 29 Januari 2016 waktu 15. 00 WIB pada Hilarius siswa SMA Budi Mulia dengan BV siswa Mardiyuana di Lapangan Palupuh belakang SMAN 7, Tegal Gundil, Bogor Utara.

Kala Hilarius berkelahi dengan tersangka, dia segera tdk sadarkan diri. Temannya selanjutnya membawa Hilarius ke RS Azra sampai pada waktu 16. 30 WIB Hilarius dinyatakan dokter udah wafat dunia.

Sehabis 1 tahun lebih peristiwa itu, pada 14 September 2017 penyidik terima berita viral curhatan orang-tua Hilarius di jejaring sosial bab moment yg menerpa Hilarius. Tulisan Maria ibu Hilarius itu diperuntukan segera terhadap Presiden Jokowi.

Dari hasil autopsi tim forensik Polda Ja-bar didapati terdapatnya kekerasan benda tumpul di pelipis kiri 1 cm x 2 mm x 2 mm, lantas robek pada organ hati 4 cm x 0, 5 mm maka berjalan pendarahan didalam rongga perut.

” Tentang motif yang pasti seperti apa, itu masihlah kita dalami, apakah perseteruan atau hal yang lain, kita masihlah tunggu tersangka tuntas di cek Bappas (Tubuh Pembinaan Pemasyarakatan) , ” terangnya.

About admin