Home / Berita Umum / Remaja Wanita Umur 16 Tahun Di Tangkap Polisi, Disangka Melaksanakan Praktek Human Trafficking

Remaja Wanita Umur 16 Tahun Di Tangkap Polisi, Disangka Melaksanakan Praktek Human Trafficking

Remaja Wanita Umur 16 Tahun Di Tangkap Polisi, Disangka Melaksanakan Praktek Human Trafficking – Remaja wanita berumur 16 th. berinisial MR diamankan polisi sesudah disangka melaksanakan praktek human trafficking. Aktor yang masihlah duduk di bangku sekolah itu jual korban yang temannya dengan harga Rp 1, 5 juta.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra mengemukakan, MR di tangkap bermula dari info penduduk berkenaan ada praktek perdagangan anak dibawah usia yang di jual buat jadikan Pekerja Sex Komersial (PSK) .

” Tersangka di tangkap di Kampung Sodong, Desa Cipendeuy Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat belumlah lama ini, ” tukasnya selagi dihubungi, Jumat (2/3) malam.

” Pada waktu penangkapan juga anggota kami memergokinya tengah bertransaksi. Selagi itu ada dua korban yakni DK serta NR, yang dapat di jual pada pelanggannya, sambungnya.

Modus yang acapkali dijalankannya buat mencari korban yaitu lewat langkah merayu adik kelas atau temannya yang perlu duwit. Sesaat lelaki sebagai pelanggannya juga didapat lewat kenalan atau temannya sendiri.

” Tersangka tawarkan pada temannya yang dibutuhkan duwit. Dari hasil yang ditemui, tersangka sanggup jatah Rp 500 ribu, ” jelas Niko.

Dari tangan tersangka, Polisi sukses mengamankan beberapa tanda untuk bukti salah satunya, duwit sejumlah Rp 1, 5 juta, tiga buah mobile phone serta dua unit sepeda motor yang difungsikan buat melaksanakan transaksi.

Niko mengutarakan, tersangka termasuk juga paka serta benar-benar hati-hati dalam melaksanakan aksinya. Rata-rata, praktek itu dijalankan lewat medsos atau pelaksanaan chatting wechat buat berkomunikasi atau selagi bertransaksi.

” Dia sensitif kepada tiap tiap pembicaraan yang masuk. Apabila ada orang baru, MR lebih siaga serta sering menampik permohonan itu, ” tangkisnya.

Hasil kontrol sesaat, MR mengakui udah sukses jual jumlah lima korban. Tapi, pihak kepolisan mengakui dapat melaksanakan penyelidikan seterusnya dikarenakan pekerjaan itu udah dijalankan sepanjang bertahun-tahun.

” Ngakunya sudah lama (jual wanita) . Tahunan lah (menurut penuturannya) . Kami bakal jadi di kembangkan sebab ada peluang ada korban beda, ” tangkisnya.

MR dijerat Undang-undang no 21 th. 2007 pasal 2 terkait Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) dengan ancaman hukuman 15 th. penjara.

About admin