Home / Uncategorized / Polisi Berhasil Membekuk Ketiga Aktor Pemalsuan STNK Di Bandung

Polisi Berhasil Membekuk Ketiga Aktor Pemalsuan STNK Di Bandung

Polisi Berhasil Membekuk Ketiga Aktor Pemalsuan STNK Di Bandung – Ditreskrimsus Polda Ja-bar membongkar sindikat pemalsuan surat sinyal no kendaraan (STNK) yang beraksi di medsos (medsos) Facebook.

Polisi membekuk tiga tersangka, Hilman Hadiana (21) , Ruhiyat (32) , serta Miftahuljanah (43) . Aparat juga mengamankan beberapa tanda untuk bukti berwujud lima unit mobil, 328 lembar STNK palsu, pc, scanber, serta printer.

Sindikat ini terbongkar sehabis Tim Cyber Ditkrimsus Polda Ja-bar mendapatkan account Facebook yang mengunggah status ” Jual Beli Motor Mobil Teristimewa STNK Only Bandung Jawa Barat ” . Account FB itu tawarkan mobil dengan harga jauh dibawah market.
Seperti, Honda Yaris di jual dengan harga Rp65 juta. Anggota Ditreskrimsus selanjutnya melaksanakan penawaran dengan berpura-pura akan beli mobil itu. Seterusnya, anggota janji bersua dengan tersangka Hilman Hadiana.

” Anggota selanjutnya melihat ulang pelat no polisi mobil itu ke Samsat di lokasi setempat. Nyata-nyatanya, no mobil itu samasekali tdk tercatat. Tersangka Hilman selanjutnya di tangkap, ” kata Kapolda Ja-bar Irjen Pol Agung Budi Maryoto yang didampingi Direskrimsus Kombes Pol Samudi selagi menonjolkank persoalan tersebut di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (4/10/2017) .

Dari tersangka Hilman, papar Agung, didapati bahwa mobil yang di jual itu memanfaatkan STNK palsu yang di serta tanpa ada BPKB. Penyelidikan kepada kaasus ini juga berkembang sampai anggota membekuk tersangka Ruhiyat serta Miftahuljana yang berfungsi bikin STNK serta BPKB palsu.

” Dua tersangka, Ruhiyat serta Miftahuljanah ini punya pertalian dengan tersangka pemalsuan STNK yang diawalnya sempat kami ungkap, ” papar Agung.

Lima mobil yang diambil ini, papar Agung, ada yang vidusia, masihlah di-leasing tapi udah di jual ke orang yang lain tanpa ada melapor ke Samsat. ” Buat dugaan mobil itu hasil pencurian, tengah kami dalami, ” papar Agung.

Beberapa tersangka, ungkap Direskrimsus Polda Ja-bar Kombes Pol Samudi, membandrol harga STNK serta BPKB palsu dari Rp1, 5 juta hingga RP2 juta. ” Kami nasih mendalamk berapakah lama mereka buat STNK palsu ini, ” sebut Samudi.

Waktu ini, ke tiga aktor masihlah menekuni pengecekan, manfaat pengembangan persoalan itu. Mereka dijerat Pasal 28 ayat (1) UU ITE serta Pasal 263 ayat (1) serta ayat (2) juncto Pasal 55 KHUPidana serta Pasal 3 UU No 8/2010 terkait Mencegahan serta Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Duwit. ” Hukuman penjara enam th. serta denda Rp1 miliiar, ” tangkisnya.

About