Perdagangan Kulit Harimau di Sumbar Terungkap, 1 Orang Diamankan

Perdagangan Kulit Harimau di Sumbar Terungkap, 1 Orang Diamankan – Polisi membuka perdagangan kulit Harimau Sumatera di Bukittinggi Sumatera Barat. Tidak hanya kulit harimau yang masih tetap basah, ikut juga ditangkap offset (anggota badan hewan yang telah diawetkan) harimau, dan potongan kepala Tapir serta gading gajah.

“Tersangkanya ada dua. Tetapi baru satu yang kita amankan. Satu tengah dalam peningkatan,” kata Kepala Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Rokhmad Hari Purnomo pada wartawan di Mapolda Sumbar, Selasa (23/4).

Terduga yang telah ditangkap itu berinisial S. Dia adalah pemilik satu toko barang antik di Kota Bukittinggi. Sedang rekanan kerja terduga yang masih juga dalam peningkatan berinisial A.

Rohmad menjelaskan, pengungkapan masalah jual beli badan hewan dilindungi ini adalah kerja sama Polda Sumbar dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta Balai Gakkum KLHK Lokasi Sumatera.

“Kami awalannya terima info dari warga yang cukuplah tepat lalu kami tindaklanjuti di hari Jumat 19 April seputar jam 11.30 WIB. Kami mendatangi toko barang antik punya terduga S di lokasi Bukit Apit Kota Bukittinggi,” jelas ia.

Dari pemeriksaan di toko punya S diketemukan tanda bukti berbentuk kulit bersama tengkorak harimau sumatera serta tengkorak tapir yang dipajang untuk diperjual-belikan.

“Berdasar pada info terduga, tanda bukti itu cuma titipan. Diluar itu, terduga akui sempat disuruh untuk menjualkan offset harimau sumatera yang di tawarkan di harga Rp 32 juta,” tuturnya.

Terduga dijaring dengan beberapa masalah mengenai perdagangan hewan dilindungi dengan intimidasi hukuman pidana 5 tahun penjara dengan denda Rp 100 juta