Home / Kriminal / Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan DiTembak Karena Melawan Polisi

Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan DiTembak Karena Melawan Polisi

Pelaku Perampokan Dan Pembunuhan DiTembak Karena Melawan Polisi – Tepergok lagi tengah beraksi, Deri Lafiye (29) nekat membunuh penjaga tempat tinggal sasarannya, Abdul Aziz (24) . Tersangka mengambil dirumah lux itu lantaran terbelit ekonomi keluarga.

Utk lengkapi berkas, polisi menyelenggarakan rekonstruksi persoalan perampokan diikuti pembunuhan di TKP, ialah di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Kamis (21/12) . Keluarga korban tdk kuasa menahan emosi menyaksikan jalannya reka adegan.

Dari rekonstruksi, pembunuhan itu berasal kala tersangka mengintai serta masuk ke tempat tinggal lewat jendela. Saat ada didalam tempat tinggal, tersangka cuma merasa arloji maka tersangka bermaksud utk keluar.

Kala bakal keluar, tersangka mendengar nada motor masuk ke halaman. Hal tersebut bikin korban terperanjat serta terburu-buru melompat keluar. Didepan pintu, tersangka serta korban berpapasan.

Kuatir, tersangka segera mencekik korban dari belakang. Korban yg nyaris habis napas pernah melarikan diri, akan tetapi baru lima mtr. korban di tangkap serta dibanting maka korban kembali dicekik tersangka.

Menegaskan korban tak bernapas, tersangka memanfaatkan ikat pinggang utk kembali mencekik hingga korban tewas. Tersangka kabur dengan membawa kabur HP, duit, serta motor punya korban.

Anna Yuliana (52) , tetangga korban yg jadi saksi dalam persoalan ini mengakui kenal tersangka serta tdk mengira laksanakan perbuatan perampokan juga pembunuhan. Sebab, sejauh ini tersangka di kenal menjadi orang yg biasa-biasa saja, bahkan juga saat kecil kerap main ke tempat peristiwa.

” Kemungkinan terpaksa sekali bikin makan, apabila keluarganya baik-baik saja, ” pungkasnya di sela reka kembali.

Sesaat ibu korban, Asia Pabila (60) , kelihatan tdk kuasa menahan tangis. Dia harapkan penegak hukum berikan hukuman setimpal menjadi balasan tingkah tersangka.

” Kami tak terima, tersangka kejam. Anak saya cuman penjaga tempat tinggal itu, tak salah apa-apa, ” kata dia.

Disamping itu, Wakil Direktur Reserse Kejahatan Umum Polda Sumsel, AKBP Azis Adriansyah, menyampaikan, rekonstruksi menjadi penyempurnaan berkas tersangka Deri saat sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Tersangka digunakan Pasal 338 serta 340 KUHP dengan ancaman seumur hidup penjara.

” Tersangka merupakan pemeran tunggal, dia membunuh korban lantaran dipergoki mengambil dirumah majikan korban, ” katanya.

Didapati, korban diketemukan tewas dengan leher terjebak di halaman tempat tinggal majikannya, Senin (27/11) sore. Beberapa waktu lantas, tersangka Deri ditangkap serta kakinya ditembak lantaran melawan petugas. Tersangka mengakui nekat mengambil tempat tinggal itu lantaran terbelit ekonomi serta terpaksa sekali membunuh korban berkat takut dilaporkan.

About admin