Home / Berita Bola / Laga Final Coppa Italia, Juventus Sebagai Juara Sesudah Kalahkan AC Milan 4 – 0

Laga Final Coppa Italia, Juventus Sebagai Juara Sesudah Kalahkan AC Milan 4 – 0

Laga Final Coppa Italia, Juventus Sebagai Juara Sesudah Kalahkan AC Milan 4 – 0 – Juventus terlihat jadi juara Coppa Italia 2017/2018. Bianconeri dengan perkasa menundukkan AC Milan 4-0 di partai final.

Dalam laga yang di gelar di Olimpico, Kamis (10/5/2018) dinihari WIB, ke dua tim berimbang selama fase pertama. Paduan pada efisiensi Juventus serta pertunjukan horor Milan berakhir empat gol di fase ke dua.

Juventus buka keunggulan di menit ke-56 melalui sundulan Mehdi Benatia menyongsong sepak sudut. Berjarak lima menit atau pada menit ke-61, Douglas Costa melipatgandakan keunggulan timnya.

Sepakannya tidak berhasil ditahan dengan prima oleh Gianluigi Donnarumma, jadi lepas dari tangannya serta bergulir masuk ke gawang. Keadaan hampir sama terulang pada gol ke-3 Juventus di menit ke-64.

Lagi-lagi melalui sepak sudut, kesempatan ini Donnarumma tidak berhasil menangkap bola sundulan Mandzukic yang menghadap persis padanya. Bola yang lepas disambar Benatia.

Sepak sudut nyata-nyata jadi mimpi jelek Milan di pertandingan ini. Dari kondisi itu, Nikola Kalinic bikin gol bunuh diri selesai mengupayakan menyundul umpan Miralem Pjanic dari sepakan pojok.

Score tdk beralih sekali lagi di bekas saat serta Juventus lantas terlihat jadi juara. Ini merupakan trofi Coppa Italia yang ke empat dengan cara beruntun buat tim Turin itu, sekalian yang ke-13 dengan cara total.

Jalannya Pertandingan

Milan segera menguji Gianluigi Buffon di menit ke-9. Patrick Cutrone memainkan umpan satu-dua dengan Hakan Calhanoglu serta membebaskan tembakan ke arah gawang. Buffon dengan sigap menepis bola.

Usaha balasan dari Juventus melalui Paulo Dybala masihlah melebar di menit ke-15. Enam menit berselang, umpan silang beresiko Dybala dari kanan dihalau saja oleh Donnarumma.

Ancaman dari Milan di menit ke-31. Suso membebaskan tembakan keras dari bagian kanan, menghadap ke sudut kanan gawang. Buffon melebarkan tubuhnya buat menepis bola.

Dua menit selanjutnya, Dybala merangsek serta beroleh kans. Tapi penyerang asal Argentina itu kehilangan keseimbangan serta sontekannya gampang diamankan Donnarumma.

Tembakan keras Cuadrado melambung, demikianlah perihalnya dengan usaha balasan dari Giacomo Bonaventura. Fase pertama selesai tanpa ada gol.

Bonaventura beraksi di menit ke-50 di bagian kiri, lantas kirim umpan silang. Namun tiada kawannya yang mencocor bola.

Juventus merespons dua menit selanjutnya. Dybala lolos dari jebakan offside serta terima umpan Mario Mandzukic dalam urutan bebas. Namun sepakannya ditepis Donnarumma.

Juventus unggul di menit ke-56. Dari sepak sudut, umpan lambung Miralem Pjanic ditanduk Mehdi Benatia yang lepas dari pengawalan.

Gol itu bikin Juventus semakin percaya diri. Empat menit berselang, Dybala beraksi serta meliuk-liuk melewati beberapa pemain. Dia mengakhiri perbuatan dengan sepakan keras yang ditepis saja oleh Donnarumma.

Dari sepak sudut yang dibuat yang pasti di menit ke-61, Juventus kembali buat gol. Bola tidak berhasil diamankan dengan baik oleh Milan serta dikuasai Cuadrado.

Dia mengoper ke Costa di kiri lantas bergerak memotong ke tengah serta membebaskan tendangan mendatar nan keras. Bola menghadap persis ke Donnarumma, tapi lepas dari tangannya serta masuk ke gawang.

Juventus membuat gol ke-3 di menit ke-64! Lagi-lagi dari sepak sudut. Kesempatan ini Donnarumma tidak berhasil menangkap dengan prima bola sundulan Mandzukic yang meluncur persis ke arahnya. Bola lepas lantas disambar Benatia di muka gawang.

Matuidi hampir membuat gol bunuh diri di menit ke-71. Upayanya menghilangkan umpan silang jadi mengarahkan bola ke gawang timnya sendiri. Untung baginya masihlah ada tiang gawang yang menyelamatkan.

Milan kembali kebobolan dari sepak sudut di menit ke-76. Umpan lambung Pjanic mengupayakan di sundul Nikola Kalinic, tetapi jadi meluncur masuk ke gawangnya sendiri.

Milan balas meneror dua menit selanjutnya. Bonaventura beroleh kesempatan, tetapi Buffon 2 x mengagalkannya.

Di bekas saat laga, Juventus mengontrol laga dengan baik. Tiada gol sekali lagi terbentuk hingga peluit panjang dibunyikan.

About admin