Home / Berita Umum / Kabar Virus Corona Terkini

Kabar Virus Corona Terkini

Kabar Virus Corona Terkini – Kementerian Kesehatan mengupdate dasar pengendalian dan pencegahan Covid-19 pada 27 Maret 2020. Ini jadi dokumen koreksi ke empat semenjak pertama-tama dikeluarkan.

Ada beberapa perkembangan dasar, termasuk juga perkembangan surveilans serta tanggapan, aktualisasi klinis, pengendalian dan pencegahan infeksi,Agen Taruhan pengendalian spesimen serta konfirmasi laboratorium, dan komunikasi efek serta pemberdayaan warga. Salah satunya hal yang baru adalah menambahnya kelompok berkaitan Covid-19, yaitu orang tanpa ada tanda-tanda (OTG), di samping orang dalam pengamatan (ODP) serta pasien dalam pengawasan (PDP).

Kemenkes memaparkan persyaratan orang yang mempunyai potensi untuk OTG sebab kontak langsung. Pertama ialah petugas kesehatan yang mengecek, menjaga, mengantarkan serta bersihkan ruang dalam tempat perawatan orang positif Covid-19 tanpa ada memakai alat pelindung diri (APD) sesuai dengan standard.

Ke-2, orang yang ada pada suatu ruang yang sama juga dengan orang positif Covid-19, dalam 2 hari sebelum masalah muncul tanda-tanda serta sampai 14 hari sesudah masalah muncul tanda-tanda.

Ke-3, orang yang melancong bersama-sama (radius 1 mtr.) dengan semua tipe alat angkut atau kendaraan dalam dua hari sebelum masalah muncul tanda-tanda serta sampai 14 hari sesudah masalah muncul tanda-tanda.

Apa perbedaannya dengan kelompok ODP? Kuncinya ada di tanda-tanda, sesuai dengan pengertian operasional PDP, ODP, OTG, serta Masalah Konfirmasi Covid-19. Sesaat OTG adalah mereka yang tidak memperlihatkan tanda-tanda waktu kontrol awal, ODP adalah orang yang alami atau punyai kisah demam di atas 38 derajat Celcius.

Tidak hanya demam, seorang dapat juga dengan status ODP bila alami tanda-tanda masalah skema pernafasan seperti pilek atau sakit tenggorokan atau batuk. Selanjutnya,Sbobet88 berdasar deskripsi klinis, tanda-tanda itu tidak ada pemicu lain yang memberikan keyakinan.

Lengkapi tanda-tanda di atas, seorang ODP mempunyai kisah tinggal atau perjalanan di negara atau daerah yang memberikan laporan transmisi lokal Covid-19 atau kisah kontak sama orang positif Covid-19, 14 hari paling akhir sebelum muncul tanda-tanda.

” Pekerjaan surveilans pada OTG dilaksanakan sepanjang 14 hari semenjak kontak paling akhir dengan masalah positif Covid-19, ” catat Kemenkes dalam dokumen itu. Disana tercatat, petugas kesehatan akan ambil spesimen contoh badan dengan cara swab lendir tenggorokan di hari ke-1 serta ke-14, untuk kontrol RT PCR (polymerase chain reaction, untuk mengecek muatan virus SARS-Cov2 pemicu Covid-19).

About penulis77