Home / Uncategorized / Indahnya Alam Lereng Sindoro

Indahnya Alam Lereng Sindoro

Indahnya Alam Lereng Sindoro – MELEPAS pandang dari lereng Sindoro, mata serta jiwa diteduhkan oleh hamparan rimba pinus, sawah, serta kebun tembakau diantara lekuk-lekuk bukit.

Walau tampak kendaraan waktu lalu lalang di jalur tengah Jawa Tengah, dari terlalu jauh tidak terdengar nada bising. Diantara Gunung Sindoro serta Sumbing, saat seperti melambat, waktunya kita rehat sesaat.

Denis Wahyudi (21) memarkir sepeda motor matiknya, melepas helm, lantas turun dari kendaraan.

Sesudah menggerak-gerakkan tubuh, dia serta dua orang kawannya bergegas pesan teh hangat, kopi, serta tempe kemul di salah satunya warung di kompleks Wisata Alam Posong. Menanti sebagian pas, pesanannya tersaji di meja kayu.

”Tempatnya cocok untuk istirahat. Santai sebentar sebelum saat nglanjutin perjalanan, ” papar Denis, Kamis (9/2/2017) , dalam perjalanan dari Purwokerto menuju Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Mahasiswa Kampus Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu menyampaikan baru waktu pertama kalinya berkunjung ke destinasi wisata Posong.

Sebelumnya, dia cuma mendengar tempat itu dari sebagian kawannya yang pernah datang. Terkecuali pastinya dari foto-foto di sosial media berkenaan object alam di pinggir jalur tengah Jateng itu.

Tiga sekawan itu lalu meneruskan pembicaraan enjoy mereka sembari kunyah tempe berbalut adonan tepung serta kucai yang masihlah mengepulkan asap hangat.

Sesekali, mereka bertiga berswafoto berbarengan dari tempat privat yang sudah di sediakan dengan latar belakang hamparan lembah Sindoro-Sumbing.

Tempat Wisata Alam Posong di Desa Tlahab, Kecamatan Kedung, Kawanggung, memanglah termasuk strategis. Pas di segi utara jalur penghubung Wonosobo-Temanggung yang berkelok.

Dari gardu pembelian tiket di dekat jalan paling utama, pengunjung cuma butuh meniti 3, 5 km. lagi sampai hingga di object yang dikelola warga serta pemerintah desa setempat itu.

Perjalanan melalui kebun kopi serta tembakau juga nyaman dengan jalan lebar serta berlapis batu makadam.

Pengelola Wisata Alam Posong, Zuniyanto, menceritakan, destinasi wisata seluas 1, 2 hektar itu diperkembang pemuda setempat mulai 2010.

”Sejak dahulu Posong menaruh potensi wisata. Karenanya, sesudah berembuk dengan kepala desa, kami setuju meningkatkan tempat ini dengan cara bertahap, ” katanya.

Nurziyo, pengelola Wisata Alam Posong yang lain, menjelaskan, pemerintah desa berinisiatif ajukan aturan Rp 9 miliar ke pemerintah kabupaten harus cuma diketahui Rp 5 miliar.

About admin