Hidup Melajang Membuat Rawan Demensia

Hidup Melajang Membuat Rawan Demensia – Hidup melajang memanglah tidak senantiasa dekat dengan kesepian, tetapi tidak mempunyai pasangan dalam periode panjang dapat tingkatkan resiko alami demensia dengan kata lain pikun.

Demensia diikuti dengan berkurangnya kekuatan intelektual serta sosial dengan progresif. Sebagian ciri demensia yang umum pada alin penurunan atau hilangnya daya ingat, menalar, menilainya, dan berbahasa. Pemula mengatakannya dengan pikun. Penyakit ini lebih umum dihadapi orang berumur lanjut.

Satu tinjauan pada 14 studi yang dipresentasikan di Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer di London temukan, mereka yg tidak menikah 42 % lebih mungkin saja terserang penyakit ini.

Disamping itu, menjanda atau menduda juga tingkatkan peluang demensia hingga seperempatnya. Tetapi, resiko yang sama tidak didapati pada mereka yang bercerai. Sekian rangkuman beberapa paka dari University College London serta Camden serta Islington NHS Foundation Trust yang lakukan riset.

Pola hidup senantiasa aktif serta berhubungan sosial jadi aspek penentu dibalik temuan itu.

Dr Laura Phipps, dari Alzheimer’s Research UK, menyebutkan ada riset menarik yang tunjukkan kalau beberapa orang yang menikah biasanya hidup lebih lama serta nikmati kesehatan yang tambah baik.

” Orang yang telah menikah relatif lebih mujur dengan finansial, satu aspek yang erat dengan adanya banyak segi kesehatan kita. Pasangan juga menolong kita lebih terpacu untuk hidup sehat serta berikan support sosial, ” kata Phipps.

Riset beda tunjukkan kalau bersosialiasi bisa menolong membuat cadangan kognitif atau satu ketahanan mental yang turunkan resiko terserang penyakit Alhzheimer.

Di umur tua, orang yg tidak menikah atau menjanda relatif kurang lebih aktif bersosialisasi. Walaupun hal semacam ini tidak selamanya berlangsung.

Diluar itu, studi paling baru mengatakan ada 27 momen kehidupan yang menyebabkan stres hingga tingkatkan resiko Alzheimer. Salah satunya yaitu momen seperti dipecat, gulung tikar atau lihat perceraian orang-tua.