Home / Berita Umum / Fasilitas Lapas Suami Inneke Koesherawati

Fasilitas Lapas Suami Inneke Koesherawati

Fasilitas Lapas Suami Inneke Koesherawati – Bekas Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein didakwa terima suap dari beberapa terpidana. Diantaranya suap berbentuk uang beberapa puluh juta dan beberapa barang elegan lainnya itu dikasihkan terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah yang tidak lainnya ialah suami Inneke Koesherawati.

Keringanan serta keleluasaan yang dikasihkan Wahid atas suap itu dapat berupa izin keluar lapas, baik itu izin mengagumkan (ILB) atau izin berobat ke rumah sakit. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Trimulyono Hendradi, Wahid sebagai kalapas tahu jika beberapa terpidana tipikor Sukamiskin memperoleh beberapa sarana spesial.

Sarana elegan itu salah satunya ialah kamar lapas yang diperlengkapi AC, tv dan kebebasan memakai telephone genggam. Akan tetapi Wahid membiarkan pemakaian beberapa sarana spesial itu sebab terima hadiah dari beberapa terpidana.

Hadiah yang di terima Wahid dari suami aktris Inneke Koesherawati ini berbentuk satu unit mobil Mitsubishi Triton sejumlah Rp427 juta, sepasang sepatu boot, sepasang sandal merk Kenzo, sebuah tas clutch merk Louis Vuitton serta uang beberapa Rp39,5 juta.

Beberapa hadiah yang dikasihkan pada kepala lapas Sukamiskin itu, Fahmi yang divonis dua tahun delapan bulan atas masalah suap project pemantauan satelit Bakamla ini lalu mendapatkan beberapa sarana spesial di selnya.

Di bawah ini jejeran sarana spesial itu seperti brilio.net lansir dari situs antaranews, Kamis (6/12).

1. Sarana seperti kamar hotel.
Fahmi yang tempati sel nomer 11 blok Timur Atas serta mempunyai tahanan pendamping yakni Aldi Chandra serta Andri Karunia ini diperlengkapi dengan tv kabel, AC, kulkas kecil serta tempat tidur spring bed. Diluar itu dekorasi interior jenis furniture serta high pressure laminated ada juga di sel elegan ini.

2. Kebebasan memakai hp.

Tidak hanya tinggal di sel dengan sarana spesial, suami Inneke Koesherawati ini pula mendapatkan kebebasan untuk memakai telephone genggam. Dari mulai terhubung internet sampai lakukan panggilan telephone.

3. Diijinkan melakukan bisnis di lapas.

Fahmi bersama dengan Andri yang disebut tahanan pendampingnya ikut diijinkan melakukan bisnis untuk mengurus keperluan beberapa masyarakat binaan di Lapas Sukamiskin. Bisnisnya seperti layanan melakukan renovasi kamar atau sel serta layanan pembuatan saung.

About admin