Home / Berita Umum / Eva Menyayangkan Sikap Fadli Zon Yang Di Nilai Dengan Tahun Politik

Eva Menyayangkan Sikap Fadli Zon Yang Di Nilai Dengan Tahun Politik

Eva Menyayangkan Sikap Fadli Zon Yang Di Nilai Dengan Tahun Politik – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilainya kenaikan aturan tunjangan hari raya (THR) serta upah ke-13 PNS dikarenakan saat th. politik. PDIP membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta menepis asumsi itu.

” Saya mengapresiasi serta menyongsong senang kebijakan pemberian THR/upah ke-13, juga buat banyak pensiunan tidak cuman PNS serta TNI/Polri. Ini surprise yang manis dari Presiden buat wujudkan bln. Ramadan jadi bln. barokah buat umat muslim, ” papar politikus PDIP Eva Kusuma Sundari, Kamis (24/5/2018) .

Ketentuan ini dimaksud Eva mempertegas prinsip Jokowi buat membahagiakan rakyat, lebih-lebih di bln. Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri kelak. Eva mengatakan Jokowi berani.

” Ini satu ketentuan berani di dalam desakan fiskal berwujud kenaikan harga minyak atau nilai pindah rupiah yang melemah, ” sebut Eva.

” Meskipun demikianlah, presiden mengedepankan pemberian bonus/THR jadi umat muslim dapat rayakan suka ria Ramadan serta Lebaran, ” tuturnya.

Eva juga mengatakan Jokowi perduli dengan keperluan umat Islam dengan menambah THR PNS th. 2018 serta berikan tunjangan pada pensiunan. Kebijakan ini dimaksud Eva benar-benar persis.

” Ini sebagai kepedulian Presiden pada beban teratur umat muslim yang benar-benar kepentingan keluarga selamanya bertambah vital tiap-tiap Idul Fitri. Semestinya ada upah 13 ini dapat menunjang mempermudah keluarga-keluarga muslim, terlebih buat banyak pensiunan yang susah punya kesempatan menambah pendapatan, ” terang anggota Komisi XI DPR itu

Seperti didapati, pemerintah menentukan aturan upah ke-13 buat pegawai negeri sipil (PNS) , prajurit TNI, polisi, serta pensiunan PNS sebesar Rp 17, 88 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan besaran upah ke-13 yang didapat banyak PNS th. 2018 serta pensiunan lantas seperti sama th. diawalnya.

” Buat upah ke-13 aparatur pemerintah (PNS) dapat dibayar sebesar upah pokok mereka, tunjangan umum, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, serta tunjangan kemampuan, ” kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5) .

Menyikapi hal semacam tersebut, Fadli Zon selanjutnya menilainya ada motif politis dibalik kenaikan THR PNS 2018 ini. Fadli juga menyamai dengan sikap pemerintahan diawalnya.

” Kenaikan ini menurut saya ya barangkali saja ada maksud-maksud dikarenakan ini th. politiklah ya. Saya sangka pemerintah-pemerintah saat lalu juga melaksanakan hal yang sama, ” kata Fadli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

About admin