Cemburu Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Mahasiswi Cantik di Bali

Cemburu Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Mahasiswi Cantik di Bali – Mahasiswi cantik Ni Made Serli Mahardika (20) diketemukan wafat di kamar kosnya. Cemburu dikira jadi fakta pacarnya KIJ alias Kodok (21) membunuh korban.

” Didapati pertalian korban dengan pemeran yaitu pacaran yang telah berjalin serta pemeran kerjakan kelakuannya lantaran perasaan cemburu, lantaran korban seringkali bergabung dengan laki laki kawan kuliahnya, ” kata Kapolsek Kota Singaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma dalam info tertulisnya, Jumat (12/4/2019) .

Kodok didapati berstatus pengangguran. Pria yang tinggal di Jalan Hasanudin, Banjar Dangin Carik Desa Peken Kecamatan serta Kabupaten Tabanan itu juga dikenai kasus penganiayaan.

” Pemeran KIJ Alias Kodok dikira udah kerjakan tindak pidana Pembunuhan seperti disebut dalam rumusann kasus 338 KUHP dengan intimidasi hukuman 15 belas tahun, serta penganiayaan yang memicu matinya orang lainnya seperti disebut dalamm rumusan kasus 351 (3) KUHP dengan intimidasi hukuman 7 tahun penjara, ” jelas Wiranata.

Beberapa banyak barang di kos korban seperti 1 buah bantal, 1 lembar seprai, 1 potong selimut, 1 buah bantal leher warna merah, pakaian kaos berkerah warna biru, celana pendek serta 1 buah anak kunci kamar warna silver serta 1 buah HP Oppo A39 warna casing putih punya pemeran, 1 buah HP Iphone punya korban serta 1 buah laptop jadikan tanda untuk bukti.

Awal kalinya dikabarkan, Ni Made Serli Mahardika diketemukan wafat di kamar kos-kosannya Jln Wijaya Kusuma, Singaraja, Buleleng. Mahasiswi itu sudah sempat menghilang sebelum diketemukan wafat.

Korban dikira wafat dicekik. Gak lama selesai jenazah korban diketemukan Kamis (11/4) , Kodok diamankan polisi di Jl Udayana, Singaraja.

” Dalam saat 3 jam, pada akhirnya Unit Street Lion Polsek Kota serta Satreskrim Polres Buleleng sukses mengamankan serta tangkap pemeran yang nyatanya pemeran adalah kawan dekat korban yang berinisial KIJ alias K, ” kata Kapolres AKBP Suratno tempo hari.