Home / Berita Umum / Bejat! Selama 3 Tahun, Pria di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur

Bejat! Selama 3 Tahun, Pria di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur

Bejat! Selama 3 Tahun, Pria di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur – Polisi tangkap seseorang pemeran pencabulan pada anak dibawah usia. Pemeran mengakui mengerjakan laganya berkat kesepian.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo mengemukakan perbuatan bejat itu dilaksanakan oleh Sutiyono (40) , Penduduk Munjungan, Trenggalek. Pemeran memperdayai korban dengan rayu bujuk serta uang sebesar Rp 10 ribu.

” Peristiwa ini terbongkar sehabis orang-tua korban sangsi dengan situasi kamar anaknya yg acak-acakan. Sesudah itu ia ajukan pertanyaan terhadap sang anak serta selanjutnya di ceritakan peristiwa pencabulan yg di alami, ” kata Didit terhadap wartawan, Senin (24/9/2018) .

Dalam lakukan tindakan asusila itu, pemeran masuk ke rumah korban kala situasi tengah sepi. Sehabis mencabuli korban, terduga berikan uang jajan Rp 10 ribu.

Sayangnya, pencabulan dilaksanakan sejak mulai korban duduk di kelas V SD sampai Kelas VII SMP atau sepanjang tiga tahun.

” Proses dari penyidikan, terduga mengaku apabila udah lakukan tindakan amoral itu sejak mulai korban tetap duduk di bangku kelas V SD sampai Kelas VII SMP. Menjadi udah tiga tahun, ” jelas Didit.

Dari pelacakan penyidik Unit Perlindungan Wanita serta Anak (UPPA) Polres Trenggalek, pemeran dikira tengah kesepian berkat istrinya tengah bekerja diluar negeri.

Tidak cuman terduga, polisi juga mengamankan beberapa barang untuk bukti, salah satunya celana serta busana punya korban, sepasang sandal jepit terduga, dan empat bungkus permen.

Gara-gara tingkah lakunya, saat ini terduga ditangkap di Polres Trenggalek buat menekuni proses hukum seterusnya. Terduga dijaring dengan Clausal 82 ayat 1 UURI Nomer 17 Tahun 2016 Terkait Pemastian Perppu Nomer 1 Tahun 2016 Terkait Pergantian ke dua UURI Nomer 23 Tahun 2002 Terkait Perlindungan Anak berubah menjadi Undang-undang.

” Ancaman hukuman maksimum 15 tahun penjara, ” kata Didit.

About admin