Bawa Pistol Di Tangkap Polisi Ternyata Anggota Gadungan

Bawa Pistol Di Tangkap Polisi Ternyata Anggota Gadungan – Petantang-petenteng bawa serta pistol di pinggang, Andrian Soebroto pada akhirnya ditangkap. Pria 37 tahun itu mengakui menjadi polisi. Walau sebenarnya ia cuma seseorang pengangguran.

“Kami mendapatkan info jika ada seorang yang seringkali mengakui menjadi anggota polisi. Mengenakan seragam dan membawa pistol yang diselipkan di pinggang,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Rety Husin pada wartawan, Senin (24/9/2018).

Rety menyampaikan pria masyarakat Sidotopo, Semampir itu dilaporkan seringkali mendatangi beberapa tempat perjudian. Disangka Andrian lakukan pemerasan di beberapa tempat perjudian itu.

“Terduga sering mendatangi tempat perjudian,” kata Rety.Pernyataan Andrian menjadi polisi juga totalitas. Buktinya, pekerjaan di KTP Andrian tercatat menjadi anggota Polri. “Status KTP punya terduga juga dipalsukan. Semestinya tugasnya swasta, ini dirubah jadi Kepolisian RI,” papar Rety.

Dari Andrian polisi mengambil alih lencana polisi, airsoft gun bersama pelurunya, serta 5 butir peluru tajam kaliber 38 buatan pindad. “Dari pernyataan terduga, 5 butir peluru asli itu punya mertuanya yang bekas pensiunan polisi. Sedang peluru airsoft gun ia beli dengan online,” lanjut Rety.

Andrian mengakui memperoleh lencana polisi serta airsoft gun dengan membelinya dengan online. “Terduga memperoleh lencana penyidik serta satu pucuk airsoft gun type 38 S &W SPL seharga Rp 2,5 juta lewat online,” kata Rety.

Pada wartawan, Andrian mengakui menyaru menjadi polisi cuma untuk style saja. “Untuk tidak apa-apa, untuk gaya-gayaan saja. Baru beberapa waktu saja,” papar Andrian.