Alasan LAM Riau akan Gelar Upacara Adat untuk Sandiaga

Alasan LAM Riau akan Gelar Upacara Adat untuk Sandiaga – Instansi Tradisi Melayu (LAM) Riau dapat bikin upacara tradisi ‘tepuk tepung tawar’ buat Sandiaga Uno, yang waktu ini adalah akan calon wakil presiden. Alasannya, Sandiaga, sebagai kelahiran Rumbai, Pekanbaru, telah mengharumkan nama Riau.

” Upacara tradisi Melayu Riau dapat diselenggarakan di Balairung Tenas Effendy, Balai Tradisi Melayu, pada Selasa (4 September 2018) di Pekanbaru, ” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar dalam tayangan wartawan

Syahril menuturkan Sandiaga Salahuddin Uno lahir pada 28 Juni 1969 di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Dia diputuskan menjadi calon wakil presiden pada Pemilihan presiden 2019.

Syahril sebutkan, dari seputar 260 juta masyarakat Indonesia, cuma ada empat nama yang diramalkan turut menjadi capres serta wakil presiden di Pemilihan presiden 2019, satu diantaranya Sandiaga, yang datang dari Riau.

” Sandiaga juga mengaku Riau menjadi tanah kelahiran atau ‘tanah tumpah darahnya’. Ungkapan beberapa orang tua Melayu, tempat jatuh lagi dikenang, ini kan juga tempat bermain. Tentulah juga tempat seseorang dilahirkan, ” kata Syahril.

Syahril mengharap supaya ide acara tepok tepung tawar itu tidak di kaitkan dengan ranah politik. Karena acara itu dirasa murni upacara tradisi.

” LAM Riau tidak terjun dalam ranah politik praktis. Ini lebih pada tradisi. Pak Sandi kan anak kemenakan kita. Beliau lahir serta besar disini, ayahnya bekerja sampai pensiun disini, ” kata Syahril.

Menurut Syahril, awal mulanya LAM Riau juga menyelenggarakan acara yang sama buat tokoh nasional Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada November 2017.

” Pak Kapolda Riau yang baru juga udah kami tepok tepung tawari pada Agustus 2018. Ini menjadi angan-angan serta doa kita semua mudah-mudahan beliau melakukan perbuatan baik di kampung kami serta dapat sukses, ” kata Syahril.